
Hari ini tanggal 1 Desember 2005. Hari pertama di bulan terakhir di tahun 2005.
Musim dingin sudah mulai tiba.... Inilah minggu2 kejepet nasional, 2-3 minggu dijepit di antara 2 liburan besar di negeri Uncle Sam ini, Thanksgiving dan Christmas alias Natal. Bagi gua, ini akan jadi Natal yang pertama tanpa kehadiran keluarga, orang tua, adik, dan teman2.
Sambil menunggu datangnya Natal, beberapa minggu ini kok kepikiran terus satu lagu yang sebetulnya dah rada lama dengernya, tapi baru terakhir2 ini jadi bahan renungan. Dua minggu lalu lagu ini gua nyanyiin di gereja, dan minggu kemarin, lagu ini sama2 dinyanyiin oleh jemaat. Tiap kali nyanyi lagu ini, kata-katanya sungguh berasa. Makna lagu ini begitu dalam sampe2 gua rada begidig nyanyinya, disamping alunan lagunya yg rada2 celtic dan bikin suasana jadi beratttt hehehe.... Yah, Natal sebetulnya balik lagi intinya kepada Siapa yang kita peringati. Natal bukan soal apa dan bagaimana, tapi tentang SIAPA.
Lagu ini memang bukan lagu Natal, tapi lagu ini mengingatkan kita kembali tentang cerita yg terjadi kurang lebih 2000 tahun yang lalu. Pertanyaan Natal taun ini berulang.... tapi bukan klise. Apa yang akan aku berikan buat Tuhan?
IN CHRIST ALONE
Stuart Townend & Keith Getty
(c) 2001 Kingsway/Thankyou Music
In Christ alone my hope is found
(Hanya di dalam Yesus, harapanku dibangun)
He is my Light, my Strength, my Song
(Dialah Terangku, Kekuatanku, dan Laguku)
This Cornerstone, this solid ground
(Batu Penjuru dan Dasar yang teguh)
Firm through the fiercest drought and storm
(Kokoh sekalipun dilanda badai dan kekeringan yang menakutkan)
What heights of love, what depths of peace
(Betapa tinggi kasihNya dan sungguh dalam damaiNya)
When fears are stilled, when strivings cease
(Ketika rasa takut hilang dan kesukaran berhenti)
My Comforter, my All in All
(Penghiburku, Dia segala-galanya bagiku)
Here in the love of Christ I stand
(Di atas kasih Kristus aku berdiri teguh)
In Christ alone, who took on flesh
(Hanya di dalam Kristus yang menjadi manusia)
Fullness of God in helpless babe
(Allah sejati mau menjadi bayi yang lemah)
This gift of love and righteousness
(Inilah Hadiah kasih dan kebenaran)
Scorned by the ones He came to save
(Diejek mereka yang jadi alasan kedatanganNya)
'Till on that cross as Jesus died
(Hingga di salib itu ketika Yesus mati)
The wrath of God was satisfied
(Hukuman Allah ditimpakan kepadaNya)
For every sin on Him was laid
(Segala dosa ditanggungNya)
Here in the death of Christ I live
(Dalam kematian Kristus, aku dihidupkan)
There in the ground His body lay
(Di tanah dimana tubuhNya terbaring)
Light of the world by darkness slain
(Terang dunia menjadi korban karena kejahatan)
Then bursting forth in glorious Day
(Lalu bersinar terang di hari kemenangan)
Up from the grave He rose again
(Ia bangkit kembali dari kematian)
And as He stands in victory
(Sebagaimana Ia berdiri menang)
Sin's curse has lost it's grip on me
(Kutukan dosaku menjadi hilang)
For I am His and He is mine
(Kini aku milikNya dan Ia milikku)
Brought with the precious blood of Christ
(Oleh darah Kristus aku ditebus)
No guilt in life, no fear in death
(Tiada lagi kesalahan, tiada takut akan kematian)
This is the power of Christ in me
(Inilah kuasa Kristus di dalamku)
From life's first cry to final breath
(Dari tangisan pertama hingga nafas terakhir)
Jesus commands my destiny
(Yesus mengatur arah hidupku)
No power of hell, no scheme of man
(Tiada kuasa dosa, tiada usaha manusia)
Can ever pluck me from His hand
(Dapat merebutku dari tanganNya)
'Till He returns or calls me home
(Hingga Ia kembali atau memanggilku pulang)
Here in the power of Christ I'll stand
(Di dalam kuasa Kristus aku berdiri teguh)
Thursday, December 1
Jesus is the Reason for the season!
Posted by
The Hobbit
at
12/01/2005 10:57:00 PM
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
1 comment:
Don't forget this time also your first WHITE CHRISTMAS... thx GOD for that... so many people wanna to have the opportunity that u have right now... so HAPPY WHITE CHRISTMAS my BRO...
Post a Comment