Tuesday, May 30

celoteh si gombal (dari milis tetangga)

Lagi jalan2 di dunia maya, tau2 ketemu curahan hati Mr X dari gereja karismatik injili abbalove (bukan nama sebenarnya) wadoh grj apaan ini (yg ngerti pasti nyengir). Menarik juga, coba disimak, ini tanpa diedit sesuai aslinya.

"sepertinya semua program pembinaan gereja perlu dibuat seperti sistem pendidikan perguruan silat! nah lho...apa hubungannya? alkisah di perguruan silat (sebut aja perguruan rajawali putih) seorang murid sdg diajar tenaga dalam. maka sang guru menyuruh muridnya untuk membawa air dari sungai di desa ke puncak gunung tempat perguruan silat tersebut berada. sambil berpesan: sbelum kamu menemukan rahasia tenaga dalam maka jangan pernah datang kepadaku untuk meminta jurus selanjtnya!
nah hari demi hari sang murid bersusah payah membawa tempayan air.
...minggu demi minggu...1 bulan berlalu, dan secara takjub sang murid akhirnya menemukan rahasia sumber tenaga dalam justru ketika membawa tempayan air tsb.
apa rahasianya?
..wah terus terang saya ndak tahu, namanya juga alkisah..................."

"kebayang ngga kalo sang guru mengajar dengan teori hebat2 ttg jurus2 silatnya? tanpa praktek. bisakah sang murid jadi pesilat hebat?
aneh banget dong ah, masa belajar silat hanya dari teori ? ya kan? nah gimana dgn pembinaan gereja? aneh banget dong ah, mau belajar kasih hanya dr teori doang? aneh dong ah, mau belajar menjadi garam hanya dari kegiatan2 yang banyak di gereja?
jadi idenya, ide gombal #2 adalah spt ini:
jangan terlalu banyak program pembinaan di gereja, supaya murid2 bisa & punya cukup wakttu belajar praksis dlm kehidupan nyata. misal : komsel belajar ttg kasih, (cukup pertemuan 1bulan 1 kali) bulan berikutnya bagi setiap anggota yg belum praktek kasih, jangan datang komsel berikutnya sampai sudah praktek!! bagaimana mungkin mau belajar jurus berikutnya kalo jurus pertama belum bisa? percuma baca buku sampai habis berisi 1000 jurus sakti tanpa pernah praktek. ga akan bisa ngga..lah, pasti!
jadi siapa yang sudah pada tahu 1000 jurus? pasti para teman2 aktifis gereja sudah semua pada tahu...yakin lah sy =)
gimana kalo kita kembali ke jurus 1 aja yok! lupain 1000 jurus, yuk praktekin jurus 1 dulu ajah. kalo udah ngerti baru bisa belajar jurus 2, dst apa itu jurus 1 , 2, 3, dst....1000? anda2 pasti sudah pada tahu lah, kan hebat2 ...tapi maaf numpang nanya..sekali lagi maaf..
apakah anda sudah jadi pesilat sakti???????????????
dari tukang gombal yang lagi belajar silat .... ciat .... ciatttt ...... ciatttttttttttttt ...... gubrakkk ...aduhh pantat gue sakit"


Boleh setuju-gak setuju or kasi tanggapan, silakan dicerna baik2.


"People don't care how much you know, but they know how much you care."

Saturday, May 27

again.....















Still the Cross


Sometimes it seems the world's unraveling around us
We fear it all may one day come undone
We can't forget the One who came before us
To forgive the past and bring hope for what's to come
When it all comes crashing down
The cross still stands alone
And on this our faith is built
And our courage is made strong

When the world falls apart
And you fear for your heart
There's a tower of peace
It's still the cross
So bring your sick and your poor
And your longing for more
To the place of relief
it's still the cross
There is hope for the lost
It's still the cross

Sometimes it seems that I have been forgotten
I don't know how I will make it on my own
But the One who said I will never be forsaken
He still hears my prayer and I will never be alone

Though the world may not confess
You and Your holiness
One day all will see
You in all Your majesty
And the cross will stand alone
As the place where You made known
Your love for all mankind
Till then in it we'll hide

Wednesday, May 24

English a la Cianjure

Sunday, May 21

derwood

Liputan sekilas.... Tadi pagi aku kebaktian di Derwood Bible Church, Gaithersburg, Maryland. Ceritanya ini gereja temenku orang Indo yg dah ga ketemu sejak thn 2001. Anak pastor grj ini adl 'juragan' yg empunya rumah tempat aku tinggal skrg, Ryan Pettit. Nama bapaknya Steve Pettit. Jumat sore kmrn sepulang kantor kita langsung berangkat ke Gaithersburg, kira2 20 menit dari Jakarta. Kmrn ini pas nyampe rumah Ryan gua rada2 kaget soalnya disambut meriah sama bapak-ibunya si Ryan pake pelukan hangat pdhal blm kenal. Pastor Steve & istrinya friendly ke semua orang, pantesan mrk disayang sama jemaatnya.
Tadi pagi jam 10:30 ikut kebaktian kedua di DBC. Kesan pertama, grj ini suasananya casual banget. Mungkin krn lokasinya deket kota metropolitan, jadi suasananya jg beda, gak kaya gereja 'ndeso' spt grj gua disini. Orang2 ke gereja nyantai banget tampilannya, banyak yg pake celana pendek-setelan jogging gitu lho. Pastor Steve sendiri super2 nyantai, pake kemeja kotak n celana jeans, dia sambut tiap2 jemaat yg masuk sanctuary.
Worship style:
Suasananya aja udah casual, ga heran kebaktiannya pun pakai praise team yg lebih kontemporer, walaupun mereka nyanyi bbrp lagu hymns yg diarrange dgn bbrp lagu PW. 1 drum, 1 keyboard, 1 bass, 1 guitar, n 1 flute. Suaranya pas, gak gandenk tapi jelas kedengeran.
Program run:
Keliatannya ada stage-manage or protokol yg atur jalannya acara, or at least ada scenario yg udah disusun spy acara bisa run teratur. Gak ada MC, yg ada pemimpin nyanyi dan tiap2 item acara langsung nyambung satu persatu tanpa interupsi.
Baptism:
Nahh ini menarik lo. Ceritanya di kebaktian 1 yg pagi ada baptism. Baptismnya diliput n disiaran ulang di kebaktian 2 ini. Sblm diputer videonya, mrk puter dulu video kesaksian 7 org yg dibaptis itu. Kreatif juga, jadi org2 yg gugupan kalo bicara di dpn banyak org bisa lbh nyantai bicara di dpn kamera, terus kesaksian-nya bisa di-edit sesuai time yg tersedia jd kebaktian ga akan molor. Baru setelah puter kesaksian, video baptisan yg pagi diputer. ckckckck.. team media production-nya cekatan jg.
Khotbah:
Nah, ini yg yahud. Pastor Steve bukan orang pinter or punya gelar doktor, tapi bisa kerasa khotbah dia dalam dgn pembahasan baptism - idenfied w/ Christ. Hmm, hard stuff..... Isinya dalam dan detail. Ilustrasi2 yg dipakai semuanya bukan cerita karangan tapi pengalaman dia sendiri..... beberapa ada yg miris jg dengernya, kaya kesaksian org2 di Belorussia yg jadi martir.... ah serem. Yg gw denger dari temen2 di grj ini, semua bilang pola pengajaran Pastor Steve bikin orang jd ngerti jelas ttg panggilan hidup mereka.
Memang agak sulit jg ya jadi pastor di grj metropolitan dgn berbagai macam masalah sosial, ada jemaat yg kasusnya begini dan begitu, well there's no such perfect church, tiap grj pasti ada kelemahannya, meminjam istilah mr. brad: "grj isinya pasien2."
Gue kasian dgn grj ini krn mrk bakal kehilangan pastor yg mrk cintai: Pastor Steve sdh memutuskan Juni akhir ini akan resign jadi gembala disana, dia akan pindah kota, tebak kemana? Lynchburg! tentu saja...hehehe, dia bilang panggilannya di grj ini sdh selesai, dari cuma 30 org sampe skrg 600an. Hmm... it will be a real challenge for the church.
Overall I'm blessed to be at that church this morning. I know that each church has its own uniqueness from God, so we cannot expect one to be the same as the other. All these things just make me grateful of my own church, here @ USA and there @ Indo.
It was a refreshing experience.

Thursday, May 18

unexpected

God is good. Kmrn mlm ada kesempatan ngobrol panjang dgn si roommate yg sempet grumpy. Tau2 dia minta maaf. Jedigggg! Gue kaya ketinju krn gak nyangka dia bakal minta maaf gitu. Dia sadar di hari2 awal kedatangan gua ke sini dia gak bersikap nice. Well, gua jg say sorry krn mungkin gak terlalu perhatiin keadaan disini. Lega jg, akhirnya kmrn sebelum tidur kita ngobrol cukup panjang, soal persiapan dia married bulan depan, soal kerjaan di kampus, dll.

Hari ini gak terlalu sibuk, malah ada sedikit hiburan. Gua nonton videoclip anak2 kampus yg ikut contest utk enrollment tahun ini. Ceritanya kantor Admissions Dept. yg ngadain contest ini, terus tadi gua ikut media crew utk liat hasil video yg dibikin kontestan, lalu hrs nilai satu2 dan pilih mana yg menang sesuai kriteria kita. Pemenangnya dapet $500 dan videonya diposting di
website kampus. Waaaa, daripada jadi juri seh mending duitnye buat gue....... hihihi.
Lumayan juga, pada kreatif, ada clip horror pake hantu2 segala kaya UKA-UKA (ga nyambung), ada yg bikin iklan starbucks mania (lebih gak nyambung), ada juga yg bikin videoclip ttg "prayer.", yg paling lucu itu videoclip ttg "KUNGFU." Lucu juga liat orang bule sama orang item peragain kungfu konyol, hiattt hiaaaaaatttttt........ ala drunken master-nya Jet Li. Ini super duper ga nyambung, crunchy abis deh. Pokonya seru2 semua, ada yg konyol, ada yg garink, ada yg ga ngerti sama sekali ceritanya apaan, ada yg gak masuk akal. Ujung2nya kita lagi bandingin 2 produser/sutradara yg lagi bersaing dgn berbagai video clip yg mereka bikin, so far baru itu n tadi pertunjukkan blm selesai krn keburu bubaran jam kerja.
Yg paling berkesan sebetulnya videoclip yg tentang "prayer" itu, soalnya pesannya simple, tapi menggigit...ouchhh ouchh ouchh... Tadi tu ceritanya kita semua pada excited penasaran sama clip yg "kungfu", sampe itu ruangan kecil jd gaduh, eh, ternyata.... abis itu giliran video yg "prayer" diputer, JEPPPPPPP...... semua pada diam seribu bahasa, sampe suara yg lagi makan chips kedengeran "kresh...kresh..kresh..." Wah, gue lirik kanan kiri, sebelumnya pada pelit semua ngasih score nilai di tiap komponen penilaian, pas video2 yg sebelumnya kita cuma kasi: 1....2... (dari skala 5). Pas yg ini, kita ga tanggung2 kasi 5....4......., gua pikir cuma gua doank yg kasi nilai gede, eh, kanan kiri jg kasi point-nya pada boros semua utk yg satu ini. Si "Kungfu" aja kita ga kasi segitu..... hehehe.
OK. I'm excited, besok sepulang kerja sore mau langsung cabut ke Maryland (Wash, DC area) bareng RP, my housemate. Asyikkkkkkkk. Ciaooo.

Wednesday, May 17

llife @ sandusky

(listening to piano "How deep is your love")

Weekend lalu (Jumat-Sabtu-Minggu), adalah hari2 lumayan hectic. Jumat-Sabtu ada tamu-tamu agung yang dari 'kampung tetangga', menuju North Carolina - singgah di Lynchburg, VA. Minggunya saya packing2 barang utk pindahan dari townhouse Leesville Rd ke rumah di Sandusky Dr - this is the place where I'm going to be for the rest of the year. Matt, roommate sekaligus yg punya townhouse itu baru aja menikah kemarin Jumat, jadi sesuai deal semula, memang saya akan pindah awal Mei. Lalu somehow ketemulah rumah di Sandusky ini.
Ada 3 orang yg saat ini tinggal disitu: Ryan, Bryan, dan Luke. Masing2 orang ini unik. Mereka semua cool Christian fellows. Ada yang suka ngebadut n ngocol, ada yang agak serius dikit dan agak perfeksionis, ada yg rada jutek tapi super detail. Saya makan breakfast cereal aja dia komentarin mangkok-nya pake yg mana, cinta kerapihan tapi sendirinya gak gitu rapi2 amat. nauzzubillah.....
Well, we quite get along with each other. Sebetulnya rumah ini lebih enak lingkungannya, lebih besar, dan lebih deket ke kampus. Saya dapet tempat di basement/lt 1. - studio apartment utk 2 orang. Ada mini kitchen/lemari piring2 dll dan wastafel, kulkas, kamar mandi sendiri, sofa & TV, dan 2 bed, overall, mirip seperti asrama, tapi ruangannya besar. Well, this is an apartment anyway.
Tadi pagi sebetulnya gua rada2 kesel dikit. Ceritanya hari masih pagi, lagi pada siap2 berangkat ke kampus. Maklum baru 2-3 hr pindah, barang2 gua masi agak berantakan dan emang mau diberesin hari ini - tapi gue jg bingung soale gak usah ditambah barang2 gua, ruangan itu emang dah agak berantakan, cuma tadi si Luke kaya gak sabaran gitu, gue diminta beresin barang2 gw, sebelumnya dia complaint soal toilet/kmr mandi yg agak basah. (yah, namanya jg kamar mandi, kalo ga mau basah, pake abu gosok aja gak usah pake air.) "Sorry ya gua bukan maksudnya cerewet, dia bilang gitu," dalam hati gua iya-in. hehehe...
Well, td gue rada2 kesel jg sih, ni orang ribet sekali. Untung dia bukan roommate utk semester dpn krn 2 mg lagi saya akan numpang tinggal di tempat lain. Kalo malem sebelum tidur dia suka repot sendiri krn dia tidur lbh pagi, urusan lampu aja diomongin, padahal saya gak pernah protes soal dia tidur pakai "kipas angin" di tengah2 AC yg udah dingin.
Well, inilah kehidupan ya kali, ada kesel ada seneng. Untung tadi keselnya pas matahari terbit, skrg sih udah hilang. We all learning........., day by day. Teach us, Lord.

Friday, May 12

termanguuuu....

Lagi di kantor nih ceritanya. Bbrp hari ini kampus Liberty University hiruk pikuk. Besok ada graduation ceremony, orang2 semua pada berdatangan. Tapi di saat yg sama sekitar 7,000 mhs on-campus berbondong2 meninggalkan kampus tercintaaa. Liat deh minggu dpn, ni sekolah pasti kosonk melomponk kaya sapi omponk.... :p

My semester has just ended. PTL! All my 5 classes run pretty well. (sigh..) Here's what I have as a plan. For the next two weeks I'll be working at the office for the whole day since it's holiday so int'l students are allowed to work full-time. On the third week from May 29- June 2, I'll have a summer intensive class on evangelism. The following week, June 5-9, we will have a full-day class on how to "revitalize the church in 21st century", I don't have any idea what kind of class is this, but I'm excited for it.
I'm even more excited that on June 9 right after the class I'll be driving westward to Louisville, KY to drop my car and on June 13 from there............., I'll fly home to my beloved home : BANDUNG - INDONESIA!

It's not over yet, there's a couple plans for my stay in Indonesia. I'll show up at the World Chinese Church Music Camp in Bali for June 20-24, 2006. It will be so exciting, and tiring too because it's only 5 days away from my arrival home. Then we will gather for my father's, grandmother's, and my mother's birthday (which is on June 19, 20, and 21) in Jakarta on Sunday, right after I return from Bali.

I really can't wait to meet my family and friends. Aaaaaaaaaahhhhhhhh it will be a great time.


Heyyy........ kok jadi bengong neh? Well, must get back to work. That's all I got for the update. Keep praying for me ya, biarin semester dah selesai. N thanks for semua doa2nya selama ini.

Monday, May 8

all rang blow on (orang bloon..., Nadine, Wakidjan, & Tukidjo)

While I'm studying at library, a little bored for a while, I looked over some emails, this is one of them...... I smiled and laughed....


Pianist ( Enggelis van Java )

Wakidjan begitu terpesonanya dengan permainan piano Nadine.
Sambil bertepuk tangan, ia berteriak, "Not a play! Not a play!"
Nadine bengong. "Not a play?" "Yes. Not a play. Bukan main."

Tukidjo yang menemani Wakidjan terperangah. "Bukan main itu bukan not a play, Djan."
"Your granny (Mbahmu). Humanly I have check my dictionary cock. (Orang saya sudah periksa di kamus kok)" Lalu berpaling ke Nadine. "Lady, let's corner (Mojok yuk).

But don't think that are nots (Jangan berpikir yang bukan-bukan).
"I just want a meal together."

"Ngaco kamu, Djan," Tukidjo tambah gondok..
"Don't be surplus (Jangan berlebihan), Djo. Be wrong a little is OK toch.?"
Nadine cuman senyum kecil. "I would love to, but ..."

"Sorry if my friend make you not delicious (Maaf kalau teman saya
bikin kamu jadi nggak enak)" sambut Wakidjan ramah.
"Different river, think river (Lain kali barangkali). I will not be various cock
(Saya nggak akan macam-macam kok)."

Setelah Nadine pergi, Wakidjan menatap Tukidjo dengan sebal.
"Disturbing aja sih, Djo.
Does the language belong to your ancestor (Emang itu bahasa punya
moyang lu)?"
Tukidjo cari kalimat penutup. "Just itchy Djan, because you speak
English as delicious as your belly button."

(Gatel aja, Djan, soalnya kamu ngomong Inggris seenak udelmu dewe).
Wakidjan cuman bisa merutuk dalam hati, "His name is also effort."
(Namanya juga usaha)

Friday, May 5

akhirnya....

Akhirnya sampai juga di penghujung Spring semester 2006. Hari ini hari terakhir kuliah. Senin-Rabu depan hari besar, final exams. Satu pertanyaan, apakah ini semua semata-mata urusan nilai? Pertanyaan ini tentu muncul di benak pikiran kebanyakan mhs seminari. Saya sih mending ngaku aja deh, I'm neither a sharp A student or even a sharp student. I'm just a student, nothing more nothing less. Nilai bukan sesuatu yg dikejar sampai jadi "maniak" belajar dlm artian sempit, tapi itu juga bukan jadi pembenaran utk nyantai2. Well, in some degree, mungkin effort semester ini masih ada kurangnya, walaupun ada perbaikan sedikit dari semester lalu. It's all about adjustment. Semester ini banyak hal yg didapat, tapi hal2 yg msh hrs dikejar dan di-improve jg masih banyak.
God is so gracious - saya masih bisa survive well. Memang sih, ada saat2 up and down, and that's common. Kalau mau dipikir2, sebetulnya semester ini dpt banyak berkat juga. Mulai dari pindah tempat tinggal, dapat "kaki" tambahan utk jalan kesana kesini, dapat pekerjaan dan langsung in-tune dgn co-workers sampai si bos kmrn ini nanya, "Are you going to work here again next semester? I hope you will." Wah, sampe kaget dengernya, soalnya ada tmn ku yg kepengen banget pulang ke Indo summer ini ga bisa pulang krn dia kerjanya di dept. lain (yg gajinya lbh tinggi dikit), tapi bosnya punya policy sekali tinggalkan kerja, ya out utk seterusnya. Sementara saya malah didatengin si Bos dan diharap utk kerja lagi semester dpn. Udah gitu semester ini masih bisa ambil 5 classes pula. Blm lagi pelayanan di grj yg utk saat ini perlu energi extra. Wah, kalo dah ngomong soal grj? Ga ada beres2nya......
Hmm Spring semester, many things happened, yes indeed (sigh...) I did both smart and foolish things. Forgive me, Lord, sometimes I let You down, sometimes I screw up, sometimes I act so stupid and foolish in front of You. Yet, I know nothing happened in my life apart from Your beautiful plan.

I want to grow, not just because I want to be the best for You, or just because I want the best from You,
but mostly because I know that You are the BEST in me.

I want to learn, not just because I want to know everything, or just because I still don't know many things,
but mostly because You knew ALL THINGS.

I want to share, not just because I can give something, or just because I have gained many things,
but only because You have given me EVERYTHING.

I want to be a little more like Jesus everyday.


........yeach, go for it, Z!

--- sitting @ LU Library ---