Tuesday, January 16

kembali?

Liburan Natal hampir selesai. Senin depan, saya akan kembali bersekolah... kembali duduk di belakang meja kuliah, kembali bolak balik ke library, kembali pada paper dan textbook, kembali.... kembali..... terimakasih... kembali... kembali ..... hehehe...
Semester ini (Spring 2007) adalah semester terakhir saya di Liberty. Kalau ditanya, bosen nggak? Jawabannya, jujur aja, agak sih! Wajarlah. Selesai kuliah di Unpar Bdg thn 2005 langsung lanjut kuliah lagi, itu aja kalo dipikir2 agak parah, (get a life.. man!)
Nah, tapi mungkin yang baca ini bakal terbengong2, karena sewaktu saya lagi liburan kemarin di Northwest Coast (Seattle-Vancouver-Seattle-Portland-Seattle), saya merasa pimpinan Tuhan yg makin jelas untuk kembali BELAJAR setelah selesai dari Liberty bulan Mei ini. Hah? Apa gak salah?
Gak, dan please Lord, mudah2an saya gak salah menangkap sinyal ini.
Well, ada banyak pertimbangan, ada beberapa tempat tujuan. Sebetulnya ada satu tempat yang saya pengen. Wah, gila kali ya, kalo sekolah lagi, nanti gimana soal abcde.... Sudah2...stop jangan pikir terlalu jauh! Satu tempat ini tempatnya agak jauh, dan hampir gak mungkin buat saya untuk menyetir mobil kesana, terbang aja dari sini kira-kira 3 jam lebih, kalo bawa mobil bisa 22 jam itu pun non-stop. Faktor kedua, dari sejak sebelum Natal saya sudah berusaha menelepon wakil dekan-nya, krn saya sudah tanya2 orang 1 kantor fakultas mereka bilang hrs nanya langsung sama Dr X ini. Saya baru berhasil bicara 1 on 1 via telp dengan dia minggu lalu. Dan, jawabannya agak keluar dari harapan. Mereka cuma kasi saya jalur 1 program untuk belajar musik, yang panjangnya sekitar 3-4 tahun lagi. That's it. (Yaa.. saya kali ini berencana untuk menuntaskan 'sesuatu yang tertunda' yaitu church music.)
Sejujurnya, bukan itu jawaban yang saya harapkan dari Dr X. Seandainya dia jawab, "Ya... kami punya beberapa option buat kamu yang tdk punya background music bachelor." Tentu saya bisa lebih leluasa, langsung pilih program, daftar, at least ada kepastian. Jawaban ini agak meleset, tentu. Saya gak berharap tinggal di negara Paman Sam 3-4 tahun lagi. Terlalu lama.
Tapi saya belajar untuk stay cool. Setidaknya kali ini saya punya keyakinan yang jauh lebih kuat daripada beberapa tahun yang lalu waktu saya pertama kali memikirkan ini. Dulu saya minder, (minder=sombong). Sekarang mungkin masih ada sedikit. Itu salah satu area yang saya pelajari di Life 101.
Setidaknya sekarang Tuhan pakai orang-orang di sekitar saya, mulai dari keluarga, teman2 di Indonesia, teman2 di grj sini, dan orang-orang yang selama ini saya mintain nasihat dan masukan2nya, mereka dipakai Tuhan untuk meyakinkan saya yang tadinya masih agak ragu. Terutama pengalaman sewaktu Natal kemarin yang bagi saya kalu di trace balik, agak sedikit 'melelahkan' baik secara mental dan fisik. (silakan baca blog2 sebelumnya), tapi ternyata berbuah suatu keyakinan yang hampir tak tergoyahkan, dan mudah2an betul-betul tak tergoyahkan. Semua itu dipakaiNya......
Saya sadar kok Tuhan masih belum selesai dengan semua ini, dengan saya...
Mungkin Life 101 gak cukup, perlu ditambah Patience 101, Wisdom 101, dan Surrender 101.
Ah, ternyata banyak yang saya masih belum mengerti.....

No comments: